Zopan : Say no to Leukemia dengan Tidak Jajan Sembarangan

Redaksi 14 Agustus 2021 | 01:33 51
Zopan : Say no to Leukemia dengan Tidak Jajan Sembarangan

Istimewa

BANDA ACEH | Koranindependen.co - Ketua Relawan Filantropi Aceh (RFA), Teuku Zopan Mustika mengatakan, salah satu penyebab berjangkitnya leukemia adalah seringnya jajan sembarangan di pinggir jalan, yakni dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak bersih dan higienis, serta mengandung pengawet yang berbahaya bagi kesehatan.

“Arsya ini terjangkit leukemia karena dia sering minum minuman murah meriah, harganya seribu rupiah, yang sebenarnya mengandung bahan beracun sehingga berbahaya bagi kesehatan,” kata Zopan ketika sowan ke rumah Arsya Reza di Gampong Aneuk Batee, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Jumat sore (13/8/2021).

“Dia terbiasa minum air manis murah meriah tersebut sejak kecil, sehingga bahan pengawetnya terakumulasi di dalam tubuhnya. Akhirnya terbentuklah sistem autoimun dari leukosit (sel darah putih)-nya yang menyerang tubuhnya sendiri,” tuturnya.

Zopan bersama anggota lainnya yakni Murni Mustari, Cut Sufriawati, Cut Aishah, Dek Na, dan Nurul Hidayati berkunjung dengan membawa beras dan sembako lainnya untuk Arsya, yang menanti hari Senin untuk proses kemoterapi lanjutan di RSUDZA Banda Aceh.

“Mari kita ingatkan anak-anak dan sanak famili kita agar tidak lagi jajan sembarangan untuk mencegah berjangkitnya penyakit kronis seperti leukemia dan lainnya,” kata Zopan yang juga pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Aceh dan anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) ini.

“Apa yang terjadi pada Arsya menjadi pelajaran bagi kita semua, agar berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman untuk dikonsumsi sehari-hari. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” lanjutnya setelah berdiskusi dengan ibundanya Arsya.

Secara pribadi, Zopan mengharapkan peran serta pihak-pihak terkait untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap Arsya dan anak-anak seusianya yang mengidap penyakit kanker darah tersebut.

“Mereka (Arsya dan pengidap leukemia lainnya-red) adalah generasi yang terabaikan. Sudah saatnya kita semua mengambil bagian dalam upaya meringankan beban hidup mereka,” tutup warga Cot Mesjid, Banda Aceh, ini.