Vivo Luncurkan Vision Discovery Edition, Headset XR Pertama dari China Saingi Apple Vision Pro
Beijing | Koranindependen.co – Persaingan raksasa teknologi dalam menghadirkan perangkat mixed reality (XR) kian memanas. Setelah Apple dengan Vision Pro dan Meta melalui kacamata pintar Ray-Ban bertenaga AI, kini Vivo resmi memperkenalkan perangkat XR perdananya bertajuk Vision Discovery Edition dalam perayaan ulang tahun ke-30 perusahaan, Kamis (21/8).
Perangkat ini disebut sebagai headset XR pertama asal China yang dipublikasikan secara luas. Vivo mengungkapkan, pengembangan produk tersebut telah berlangsung selama empat tahun. Penampakan Vision Discovery Edition sekilas mirip dengan Apple Vision Pro, namun lebih ringan dengan bobot 398 gram, dibandingkan Vision Pro yang mencapai 600 gram.
Headset ini juga menawarkan empat ukuran segel cahaya dan delapan pilihan bantalan busa agar sesuai dengan berbagai bentuk kepala. Dari sisi sistem operasi, Vivo menggunakan platform mandiri OriginOS Vision, berbeda dengan Samsung yang kabarnya tengah menyiapkan headset XR berbasis Android XR.
Untuk spesifikasi, Vision Discovery Edition dilengkapi layar ganda Micro-OLED 8K dan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon XR2+ Gen 2. Vivo mengklaim perangkat ini mendukung pelacakan mata, pengenalan gestur jari, serta mampu menghasilkan layar virtual setara teater 120 kaki (35 meter), memungkinkan penonton menyaksikan siaran olahraga dan e-sports dari berbagai sudut sekaligus.