Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Berbasis Kinerja, PNL Evaluasi Capaian IKU Tahun 2026
Dalam pemaparannya, Direktur turut menyajikan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja PNL Tahun 2026 yang memperoleh predikat A dengan nilai 85,2. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi institusi untuk terus memperkuat kualitas perencanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi akuntabilitas kinerja internal.
Meskipun demikian, capaian positif tersebut tidak boleh menghadirkan kepuasan yang bersifat administratif semata. Evaluasi perlu diarahkan untuk menemukan ruang peningkatan, terutama pada indikator yang belum mencapai target, efektivitas pelaksanaan program, serta konsistensi antara perencanaan, realisasi anggaran, dan hasil yang diperoleh.
Selain menelaah indikator kinerja utama wajib, pilihan, dan partisipatif, forum ini juga membahas capaian pelaksanaan anggaran satuan kerja, penguatan sistem pelaporan, serta keterkaitan antara program prioritas dan arah pengembangan institusi. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan prosedural, tetapi juga mengedepankan efektivitas, efisiensi, dan dampak kelembagaan.
Untuk memperkaya perspektif evaluasi, kegiatan menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yakni Supriati, Auditor Ahli Madya, serta M. Antoni Fauzi, Ketua Tim dan Akuntabilitas pada Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kemdiktisaintek.
Kehadiran kedua narasumber memberikan penguatan dari perspektif pengawasan internal, perencanaan, pengukuran, dan akuntabilitas kinerja. Melalui forum ini, peserta memperoleh ruang untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya keselarasan dokumen perencanaan dengan indikator kinerja, keandalan data dukung, ketepatan pelaporan, serta tindak lanjut hasil evaluasi sebagai bagian dari siklus peningkatan kualitas tata kelola.
Ketua Panitia, Muhammad Iqbal, S.ST., dari Tim Perencanaan PNL, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai forum evaluasi sekaligus penyamaan persepsi seluruh unit kerja dalam memperkuat pelaksanaan manajemen kinerja institusi.