Kordinator AMPSI Sebut Kapolri Baru Harus Benahi Internal Kepolisian 

Redaksi 19 Februari 2021 | 15:58 20
Kordinator AMPSI Sebut Kapolri Baru Harus Benahi Internal Kepolisian 

Kordinator AMPSI Sebut Kapolri Baru Harus Membenahi Internal Kepolisian. (SB)

Jakarta, Kordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi ( AMPSI ), Dwi panjul mengungkapkan Pekerjaan rumah harus segera diselsaikan oleh Kapolri baru Listyo sigit. Jumat, 19/02.

Penangkapan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti di salah satu Hotel dibilangan Bandung , Jawa barat mencoreng wajah kepolisian Negara Republik Indonesia. 

Kompol Yuni ditangkap tidak sendirian, tetapi dengan 11 anggota kepolisian lainnya diduga terkait penyalahgunaan narkoba. Dwi Panjul mengungkapkan ini menjadi sebuah kejadian yang membuat wajah kepolisian sebagai penegak hukum tercoreng. 

"Kita sama-sama tahu kalau kepolisian bertugas menegakkan hukum sudah barang tentu menjadi contoh di masyarakat, jangan sampai masyarakat melihat praktik pelanggaran hukum terjadi pada oknum kepolisian," ungkap Panjul. 

Dwi Panjul menegaskan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Kapolri baru untuk mengangkat citra kepolisian dan juga untuk melakukan sterilisasi pada kepolisian dengan melakukan tes urin kepada seluruh anggota kepolisian setiap 3 bulan sekali. 

"Jangan sampai masyarakat tidak percaya lagi pada penegak hukum karena kasus tersebut, Kapolri harus menindak tegas dan melakukan pendalaman kasus tersebut apakah yang terlibat sebagai pemakai atau justru menjadi bagian pengedar Narkoba," tutup Panjul. (SB)