Ada Apa Dengan Bumiku?

Redaksi 29 Juni 2020 | 08:24 22
Ada Apa Dengan Bumiku?

Ilustrasi

Oleh Rosmawati
Mahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum Prodi Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Bencana biasanya datang secara tak terduga dan sejatinya manusia memang tak pernah bisa lepas dari bencana. Gempa bumi, gunung meletus, tsunami, tanah longsor, kebakaran, badai, hingga saat ini pandemi covid-19 menyerang.

Dari banyaknya bencana yang terjadi tak sedikit yang menjadi korban. Selain hilangnya nyawa, kerugian sarana dan prasana juga amat besar sehingga butuh biaya yang tak sedikit untuk rekonstruksi dan rehabilitasi fasilitas yang terdampak bencana.

Ada apa dengan bumi? Bencana silih berganti. Ibarat mengisyaratkan suatu pesan bahwa bumi yang kita cintai telah tua dan mulai bosan dengan semua tingkah laku manusia yang selalu membuat kerusakan dimuka bumi. 

Meski begitu, ALLAH selalu memberi tawa di setiap tetes air mata dan jawaban di setiap doa. Tinggal bagaimana kita, manusia, mengambil hikmah dari setiap cobaan yang ada.

Menarik Pelajaran dari setiap apa yang terjadi di muka bumi, merenungkan atas semua perbuatan yang kita lakukan sehingga alam bumi rusak, seperti membuang sampah sembarangan, membakar hutan, merusak ekosistem alam laut, dan lain sebagainya.

Kita sebagai manusia tidak akan pernah tahu apa yang sedang direncanakan ALLAH SWT kepada kita semua. Yang pasti, tidak perlu menyalahkan keadaan. 

Mari bahu-membahu untuk menyadarkan diri dan saling menasihati tanpa menggurui. Mari bergerak dengan kemampuan masing-masing. Perlu diingat juga bahwa dunia beserta isinya ini adalah milik-Nya dan tidak ada yang melebihi kekuasaan-Nya.

Satu hal yang pasti, kita harus yakin dengan ikhlas, sabar, peduli, bersatu, berpikir positif, dan banyak berdoa agar kita bersama dapat melewati berbagai bencana dengan baik.

Petiklah hal-hal positif yang dapat dipetik, karena ALLAH selalu punya rencana baik di balik cobaan yang hadir, dan ALLAH tidak akan memberi cobaan di luar kemampuan hamba-Nya. 

Tetap semangat dan jangan lupa berdoa. Kita bersatu untuk saling menguatkan. Mari !