Sayuti Melik, Pengetik Naskah Proklamasi yang Beri Usulan Krusial

13 Aug 2025 - 17:14
2 dari 2 halaman

Lahir pada 25 November 1908 dengan nama Mohammad Ibnu Sayuti, ia menempuh pendidikan dasar di Srowolan sebelum melanjutkan di Yogyakarta. Pernah dikeluarkan dari sekolah karena ditangkap polisi rahasia Belanda pada usia 17 tahun, semangat perjuangan tak pernah surut. Ia menikah dengan aktivis perempuan Soerastri Karma Trimurti dan memiliki dua putra. Pasca kemerdekaan, Sayuti aktif berpolitik, termasuk menjadi anggota DPR RI periode 1971–1982 dari Partai Golkar.

Kisah hidup Sayuti Melik menunjukkan bahwa peran strategis dalam sejarah tidak selalu berada di garis depan medan perang, tetapi juga di balik meja ketik yang mengabadikan kata-kata kemerdekaan. [aga]