Oleh : Dr. Mukhsinuddin,. S. Ag. M.M
Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat
Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ) Tingkat Provinsi Aceh ke- 37 di Kabupaten Pidie Jaya telah berakhir, para pemenang dan juara telah diraih dengan sukses dan rasa gembira berkat dari pembinaan dan pelatihan setiap daerah asalnya.
Pada MTQ Tahun 2025 ini Kabupaten Aceh Besar kembali menjadi juara umum, dengan nilai 379, ini adalah berkat dengan pembinaan dan pelatihan secara kontiyu. Dan dengan perencanaan dan manajemen penataan terus menerus untuk mencapai sebuah kesuksesan.
Memang MTQ tahun 2025 ini, enam besar peringkat juara tidak ada dari Daerah Barat Selatan Aceh, ini memberikan sinyal bahwa bagi pemerintah dan masyarakat Barsela perlu kembali menata dan planing secara baik dan konsekwen dalam pembinaan MTQ tahun 2027 di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Dengan perencanaan dan manajemen secara baik dengan mempersiapkan anggaran dan kemauan pemerintah untuk memajukan bagi anak-anak bangsa dalam pembinaan bidang Musabaqah Tilawatil Quran ini.
Melihat dari perolehan juara baik Aceh Besar, Banda Aceh dan Pidie Jaya telah memberikan dampak pada hasil yang dicapai, itu semua dengan pembinaan dan pelatihan secara terpogram dan penuh perencanaannya.
Maka dari itu perlu mendapat perhatian kita, untuk lebih serius baik dari Pemerintah terutama, Dinas Syariat Islam, Kemeterian Agama, juga kampus STAIN Meulaboh, serta LPTQ dalam mendorong pembinaan dan pelatihan bagi anak-anak kta. Perlu partisipasi masyarakat menyeluruh dalam memberikan dorongan dan partisipasi digemakan secara masif dalam masyarakat kita.
Jadi, diperlukan upaya secara serius untuk membangkitkan kembali semangat umat islam menyukseskan dalam pembinaan MTQ agar kecintaan terhadap Alquran dan Syariat Islam semakin mendalam dalam kehidupan sehari-hari, dengan memasyarakatkan Alquran, membaca saja sudahmengalir pahala apalagi diiplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Program Maghrib Mengaji