Imam Al-Ghazali memberikan penjelasannya dalam kitabnya: Ihya Ulumuddin bahwa anak itu adalah amanah Allah Subhanawataala kepada orang tua, mereka bagaikan permata yang mahal harganya. Kehadirannya sebagai dambaan hati, tangisan pertama telah di sambut dengan gembira dan penuh harapan karena mereka adalah sebagai penerus keturunan. Dalam Alquran digambarkan, sebagai cobaan (Fitnah) bagi orang tuanya (QS. 64 : 15).
Tanggung jawab untuk melaksanakan bimbingan dan mendidiknya secara lebih baik merupakan amanah dari Allah Subhanawaatala yang perlu dipertanggung jawabkan dikemudian hari sebagaimana sabda Rasulullah Shalallah alaiwi wasallam: “Orang tua mempunyai tanggung jawab terhadap keluarganya dan diminta pertanggung jawabannya ( HR. Bukhari ).
Orang tua dan pendidik menyadari bahwa dalam pembinaan pribadi anak itu diperlukan pembiasan (Habitual) dan latihan (Drill) yang sesuai dengan perkembangan jiwanya. Karena kebiasaan itu akan membentuk sikap tertentu bagi anak, akhirnya mereka akan menjadi mapan dalam segala hal yang menyangkut dengan pribadinya, komunikasi, sikap dan perlakuan orang tua terhadap anak akan membawa dampak yang positif pada kehidupannya masa kini maupun masa akan datang.
Perubahan kenakalan remaja yang kita lihat sekarang ini disebabkan dari “ Broken Home” dalam keluarganya, orang tua tidak mampu membentuk dan membangun sebuah keluarga yang baik. Dr. Abdul Mu’in menjelaskan dalam tulisannya “ Kehancuran remaja dan anak didik akan kita jumpai pada keluarga yang orang tuanya Broken Home dan bermasalah.
Para remaja akan mampu untuk selalu berlaku jujur, percaya diri serta patuh itu memerlukan perhatian orang tua secara serius dan bijaksana, sehingga mereka terbentuk sikap kepribadiannya secara utuh dan hebat sehingga mereka akan hidup dengan penuh paripurna.
Inilah sebuah fenomena yang klimak yang terjadi pada generasi kita saat ini dari itu otoritas orang tua dalam keluarga merupakan mutlak dan komplek untuk mencegah dan memberikan filter kecenderungan para remaja dan anak-anak dalam melakukan hal-hal yang negatif dan kerusakan moral, baik pengaruh budaya, pengaruh informasi tehnologi dan yang lebih fatal lagi adalah pengaruh pemakaian narkoba serta perilaku yang menyimpang dalam norma masyarakat.Dan kita mengharapkan dengan pembinaan Alquran dalam rumah tangga bisa membawa anak- anak kita nantinya mampu punya moral dan akhlak yang mulia, amin...
|
|